sidang yang dilakukan bpupki

Penjelasan Tujuan dan Alasan Jepang Membentuk BPUPKI Secara Singkat

Alasan Jepang Membentuk BPUPKI – Di awal tahun 1944, kedudukan Jepang di dalam perang Pasifik semakin terdesak. Pada saat itu Angkatan Laut Amerika Serikat yang dipimpin Laksamana Nimitz berhasil menduduki wilayah penting yang berada di Kepulauan Mariana seperti Saipan, kemudian Tidian dan Guan.

alasan jepang membentuk BPUPKI
itoksoebrata.blogspot.com

Yang mana hal tersebut memberikan kesempatan Sekutu untuk melakukan serangan langsung ke Kepulauan Jepang. Sementara itu posisi dari Angkatan Darat Amerika Serikat yang saat itu dipimpin oleh Jendral Douglas Mac Arthur.

Alasan Jepang Membentuk BPUPKI

penguasaan wilayah di indonesia
alifrafikkhan.blogspot.co.id

Dengan siasat loncat kataknya telah berhasil menduduki pantai Irian, kemudian mereka membangun markasnya di Holandia (Jayapura). Setelah dari Holandia kemudian Mac Arthur berencana untuk menyerang Filipina demi memenuhi janjinya.

Di sisi lain kekuatan dari Angkatan Laut Sekutu yang pusatnya berada di Biak dan Morotai telah berhasil menghujani bom ke pusat pertahanan militer Jepang yang berada di Maluku, Sulawesi, Surabaya dan Semarang.

Kondisi ini telah menyebabkan jatuhnya pusat pertahanan Jepang, selain itu pasukan jepang semangat juangnya merosot. Kekuatan tentara Jepang yang pada awalnya ofensif atau menyerang, kemudian berubah menjadi defensif atau bertahan.

Tetapi saat itu Jepang masih saja menggembar-gemborkan atau meyakinkan jika jepang akan menang di dalam perang Pasifik ini. Kemudian pada tanggal 18 Juli 1944, Perdana Menteri Jepang yang beranama Hideki Tojo terpaksa mengundurkan diri dan kemudian digantikan oleh Perdana Menteri Koiso Kuniaki.

Strategi untuk Menarik Simpati

strategi penarikan pasukan
klikbagikan.blogspot.co.id

Di dalam rangka untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar nantinya lebih meningkatkan bantuannya baik itu berupa bantuan moril ataupun materiil, maka di dalam sidang istimewa yang ke-85 Parlemen Jepang (Teikoku Ginkai)

Yang bertepatan pada tanggal 7 September 1944 (sebagian ada yang menyebutkan 19 September 1944), Perdana Menteri Koiso telah mengumumkan jika Negara-negara yang berada di bawah kekuasaan Jepang akan diperkenankan merdeka “kelak di kemudian hari”.

Janji kemerdekaan ini sering juga disebut dengan istilah “Deklarasi Kaiso”. Saat itu, Koiso dianggap telah menciptakan perdamaian dengan Sekutu, tetapi ia tak dapat menemukan solusi yang bisa untuk menenteramkan militer Jepang atau Amerika.

Kesempatan yang Pertama dari Jepang

pengibaran bendera yang pertama
waliyuallahliveforever.blogspot.co.id

Sejak saat itulah pemerintah Jepang memberikan kesempatan terhadap bangsa Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih yang berdampingan dengan Hinomaru atau bendera Jepang, begitu juga dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang boleh dinyanyikan setelah lagu Kimigayo.

Di sisi lain ada suatu kebebasan, tapi di sisi lain juga pemerintah Jepang semakin meningkatkan jumlah tenga pemuda yang digunakan untuk pertahanan.

Selain itu juga ari organisasi pertahanan yang telah ada kemudian ditambah lagi dengan organisasi lainnya misalnya seperti: Barisan Pelajar (Suishintai), kemudian Barisan Berani Mati (Jikakutai) yang beranggotakan 50.000 orang .

Yang kemudian di ilhami juga oleh pasukan Kamikaze Jepang dengan jumlah 50.000 orang (pasukan berani mati saat melakukan penyerangan ke Pearl Harbour).

Jepang Semakin Terjepit

jepang semakin terjepit
sinarharapan.co

Kemudian di akhir 1944, posisi Jepang semakin terjepit di dalam Perang Asia Timur Raya yang mana Sekutu saat itu berhasil menduduki wilayah-wilayah yang berada pada kekuasaan Jepang, seperti Papua Nugini, Kepulauan Solomon, dan Kepulauan Marshall.

Bahkan juga dengan Kepulauan Saipan yang berada sangat dekat dengan Jepang yang berhasil juga diduduki oleh Amerika pada bulan Juli 1944. Setelah itu sekutu lagnsung melakukan serangan di Ambon, Makasar, Manado, Tarakan, Balikpapan, serta Surabaya.

Awal Persidangan BPUPKI

persidangan pertama BPUPKI
daerah.sindonews.com

Ir. Soekarno yang saat itu juga dicalonkan sebagai ketua, menolak pencalonannya dikarenakan ingin memperoleh kebebasan yang lebih besar lagi di dalam perdebatan, karena biasanya peranan dari ketua sebagai moderator ataupun pihak yang menegahi di dalam memberi keputusan tidaklah mutlak.

Pada tanggal 28 Mei 1945 telah dilangsungkanlah upacara peresmian BPUPKI yang bertempat di Gedung Cuo Sangi In. BPUPKI mulai melakukan tugasnya dengan memulai persidangan yang bertujuan untuk merumuskan undang-undang dasar untuk Indonesia kelak.

Hal utama yang akan dibahas dalam persidangan ini adalah dasar negara bagi negara Indonesia merdeka Jalan Pejambon Jakarta, yang dihadiri oleh Panglima Tentara Jepang pada Wilayah Ketujuh Jenderal Itagaki serta Panglima Tentara Keenam Belas yang berada di Jawa Letnan Jenderal Nagano.

Peresmian BPUPKI

peresmian anggota BPUPKI
ppkn-smp.blogspot.co.id

Menghadapi situasi yang sangat kritis itu, maka di tanggal 1 Maret 1945 pemerintah pendudukan Jepang yang berada di Jawa yang dipimpin oleh Panglima tentara ke-16 yaitu Letnan Jenderal Kumakici Harada yang mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai.

Atau sering disebut dengan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia “BPUPKI”. Tujuan dari pembentukan badan tersebut adalah untuk menyelidiki dan mengumpulkan bahan-bahan penting mengenai ekonomi, politik serta tata pemerintahan yang digunakan sebagai persiapan untuk kemerdekaan Indonesia.

Penyusunan Keanggotaan BPUPKI

soekarno
bintang.com

Meskipum saat dalam penyusunan keanggotaan yang berlangsung lama dikarenakan terjadi tawar menawar diantara pihak Indonesia dengan Jepang, tetapi akhirnya BPUPKI berhasil untuk dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 yang bertepatan dengan hari kelahiran Kaisar Jepang, yaitu Kaisar Hirohito.

Adapun dari keanggotaan yang terbentuk yang berjumlah 67 orang dengan ketua Dr. K.R.T. Radjiman Widiodiningrat serta R. Suroso dan juga seorang Jepang sebagai wakilnya Ichi Bangase kemudian ditambah dengan 7 anggota Jepang yang tidak memiliki suara.

Demikian tadi pembahasan kita mengenai Alasan Jepang Membentuk BPUPKI, semoga dengan sejarah ini kita bisa memahami bagaimana Negara ini  terbentuk. Sekian dari saya semoga artikel Alasan Jepang Membentuk BPUPKI bermanfaat dan terima kasih.

Published by

hendratno

Karena cinta ampas berubah jadi sari murni, karena cinta pedih menjadi obat. Karena cinta kematian berubah jadi kehidupan, karena cinta raja berubah menjadi hamba. ~Jalaluddin Rumi~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *