anak susah makan

Faktor Penyebap Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya

Faktor Penyebap Anak Susah Makan – Orang tua mana yang ngga stres jika melihat anaknya susah sekali untuk diajak makan. Karena mereka butuh asupan gizi guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya.

anak susah makan
ourninetytwo.blogspot.com

Sebenarnya ada masa-masa tertentu dimana anak memang susah untuk makan. Nah, dengan mengenali penyebabnya diharapakan para ibu tidak lagi stres dan tidak menjadi beban pikiran.

BACA JUGA: Cara Memperlancar ASI Dengan Cara Aman dan Sehat

Berikut ini ada 4 faktor mengapa anak susah makan dan cara mengatasi anak susah makan :

1. Sariawan

Jika anak mengalami sariawan, maka akan menyebabkan bagian dalam mulut perih, sehingga anak ngga mau makan. Lalu apa cirinya bahwa si anak mengalami sariwan?

Salah satunya adalah ada bulatan kecil berwarna putih atau kuning pada bagian dalam bibir, gusi atau pipi. Sariwan sebenarnya jarang dialami oleh bayi yang usianya masih dibawah 10 bulan, naun bukan berarti kemungkinan itu tidak terjadi.

Apa sih penyebab sariawan pada bayi? kebanyakan disebabkan oleh trauma pada mulut tergigit, alergi makanan, viris, kekurangan vitamin atau karena keturunan.

Jika memang anak susah makan karena faktor ini, maka bunda bisa mengkompres sariawan dengan es batu untuk mengurangi rasa nyeri atau ngilu.

Bisa juga menggunakan campuran larutan air, garam dan soda. Caranya dengan menyelupkan kapas kemudian tempelkan pada bagian yang terkena sariawan, 3-4 kali sehari.

2. Menolak Makanan Baru

Mungkin juga karena bunda memberikan makanan baru yang terasa asing bagi mulut si kecil. Rasa asing ini timbul pada rasa dan tekstur pada makanan trsebut. Untuk mengatasinya tentu dengan memberikan makanan yang tidak terlalu berbeda dengan makanan sebelumnya.

Contohnya, jika kemarin ikasih bubur wortel, maka bisa diganti dengan bubur ubi manis. Bentuk dan tekstur yang mirip dapat membantu si kecil berkenalan dengan menu yang baru.

Kemudian saat memberikan makanan baru, jangan terlalu over porsi, berikan secara bertahap, jika anak menyukainya baru bisa ditambah.

Jika anak menolak, makan ganti makanan dengan yang sama seperti kemaren. Saat-saat seperti ini memang dibutuhkan kesabaran ektra bagi seorang ibu. Tapi percayalah, semuanya akan indah pada waktunya.

3. Refluks Gastroesofagus (GER)

GER merupakan kondisi dimana anak mengeluarkan isi perutnya, namun ini berbeda dengan muntah. Ciri-ciri bayi yang mengalami ini yaitu, rewel berlebihan, menangis, lesu dan pertumbuhannya yang tidak secepat dibanding bayi seumurannya.

Untuk mengatasi ini yaitu dengan menjaga posisi bayi supaya tetap tegak sehabis makan kurang lebih selama 30 menit. Jauhkan dari asap rokok dan berikan porsi makan yang sedikit.

Jika semua itu tidak berhasil, maka sebaiknya membawa ke dokter. Kemungkian besar dokter akan memberikan resep khusus untuk si bayi.

4. Faktor Lainnya

Faktor lain mungkin dia masih kenyang atau sedang sakit. Kalau seperti ini, bunda ngga perlu cemas karena ketika dia merasa lapar, pasti akan lahap saat makan.

Nah, itulah 4 faktor kemungkinan anak susah makan. Untuk mengatsi itu semua saya sarankan untuk memberinya nutrisi, salah satunya dengan ini: Cara Mengatasi Anak Susah Makan Dengan Laperma Platinum

Leave a Comment