hasil perundingan linggarjati

Isi Perjanjian Linggarjati yang Merugikan Indonesia

Isi Perjanjian Linggarjati – Baik, pada kesempatan kali ini kita masih membahas mengenai perjanjian, lebih tepatnya kita akan membahas Perjanjian Linggarjati, kemudian Isi Perjanjian Linggarjati, Latar belakang, Dan juga Hasil Perundingan Linggarjati.

isi dari perjanjian linggarjati
indonesia-zaman-doeloe.blogspot.co.id

Perjanjian Linggarjati erat kaitannya dengan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia kita yang tercinta ini.

Perjanjian Linggarjati atau sering disebut juga dengan Perundingan Linggarjati merupkan perundingan ataupun perjanjian yang dilaksanakan antara pihak Republik Indonesia dengan Negara Belanda yang berlokasi di Linggarjati yang berada di provinsi Jawa Barat.

Perjanjian Linggarjati ini sangat penting dikarenakan Perjanjian Linggarjati akan menghasilkan sebuah persetujuan dari kedua pihak tentang status dari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

Perundingan Linggarjati tersebut dilaksanakan pada tanggal 15 November 1946 yang bertempat di Istana Merdeka (Jakarta) dan kemudian akhirnya disetujui serta disahkan dengan tanda tangan perwakilan dari kedua belah pihak tepat pada tanggal 25 Maret 1947.

Perjuangan bangsa Indonesia pun tidak berhenti setelah sang saka merah putih dikibarkan Karena setelah indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945 negara belanda mulai lagi untuk melancarkan serangan.

dikarenakan saat itu Indonesia telah merdeka, maka pada akhirnya Indonesia pun memilih jalur diplomatik yang bergujuan untuk menyelesaikan masalah dengan melakukan Perundingan Linggarjati.

Perundingan linggarjati ini tentu menghasilkan isi serta keputusan.Berikut ini merupakan Isi Perjanjian Linggarjati, Dan Hasil Perundingan Linggarjati.

Isi Perjanjian Linggarjati

isi dari perjanjian linggarjati
themissingslate.com

Berdasarkan perundingan linggarjati yang telah digelar, akhirnya Perundingan Linggarjati menghasilkan keputusan sebagai berikut :

  1. Belanda mengakui secara “de Facto” bahwa wilayah Republik Indonesia meliputi pulau Jawa, pulau Sumatera serta pulau Madura.
  2. Belanda harus menarik pasukan serta meninggalkan wilayah NKRI. Dan diberikan tempo paling lambat pada tanggal 1 Januari 1949
  3. Pihak Indonesia serta Belanda sepakat untuk membentuk Republik Indonesia Serikat atau yang sering dikenal dengan (RIS).
  4. Dikarenakan bentuk negara indonesia merupakan RIS maka indonesia harus taat pada Commonwealth atau yang lebih dikenal dengan persemakmuran Indonesia Belanda dengan belanda yang menjadi pemimpin.

Hasil Perundingan Linggarjati

hasil perjanjian linggarjati
infospesial.net

Perundingan Linggarjati yang telah dilaksanakan antara pemerintah belanda dengan pemerintah Indonesia menghasilkan sebuah naskah persetujuan Perjanjian Linggarjati yang kemudian secara resmi ditandatangani tanggal 25 Maret 1947.

Apabila ditinjau lagi dari luas wilayah, kekuasaan Republik Indonesia menjadi semakin sempit, tetapi kita pandang dari segi politik intemasional maka kedudukan Republik Indonesia semakin kuat.

Hal ini dikarenakan pemerintah Inggris, kemudian Amerika Serikat, serta beberapa negara-negara dari Arab telah memberikan pengakuan terhadap kemerdekaan serta kedaulatan Republik Indonesia.

Persetujuan tersebut sangat sulit terlaksana, karena pihak Belanda menafsirkan hal yang lain. Bahkan dijadikan sebagai suatu alasan oleh pihak Belanda untuk mengadakan Agresi Militer I yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Juli 1947.

Berkaitan dengan Agresi Militer I yang dilakukan oleh pihak Belanda, Republik Indonesia pun mengirim utusan ke sidang PBB dengan maksud agar posisi Indonesia di dunia internasional semakin bertambah kuat.

Utusan tersebut terdiri dari Sutan Svahrir, H. Agus Salim, Sudjatmoko, dan juga Dr. Sumitro Djojohadikusumo.

Kehadiran utusan tadi menarik perhatian peserta sidang PBB, dan karena itu Dewan Keamanan PBB memerintahkan agar segera dilaksanakan gencatan senjata dengan mengirim komisi jasa baik “goodwill commission" yang beranggotakan tiga negara.

Pihak Indonesia mengusulkan Austra-lia, sedangkan pihal Belanda mengusulkan Belgia, dan kedua negara tersebut yang telahg diusulkan menunjuk Amerika Serikat yang menjadi anggota ketiga.

Richard C. Kirby dari A.ustralia, kemudian Paul van Zeeland dari Belgia, serta Frank Graham dari Amerika Serikat. Di Indonesia, ketiga anggota tersebut terkenal dengan sebutan Komisi Tiga Negara atau (KTN). Komisi inilah yang menjadi perantara dalam perundingan selanjutnya.

Nah itu tadi pembahasan kita mengenai Isi Perjanjian Linggarjati, baca juga materi mengenai Isi Perjanjian Bongaya. Jika ada yang kurang paham silahkan tanyakan pada form komentar di bawah ini. Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih.

Leave a Comment