gempa bumi jogja

Jogja dan Sekitanya Kembali Diguncang Gempa pada 18 November 2016

gempa bumi jogja
harianjogja.com

Gempa bumi Jogja 18 november 2016 – Gempa terjadi pada Jumat (18/11/2016) pagi tadi. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau (BMKG) gempa bumi terjadi pada 09:19:29 WIB di Wilayah Gunung Kidul Yogyakarta dan Sekitarnya.

Gempa tersebut berkekuatan 5.3 Skala Richter (SR), pusat dari gempa bumi pada titik koordinat 8.87 LS,110.57 BT (tepatnya 93 km barat daya pada Gunungkidul) yang terletak di kedalaman 10 Km di bawah permukaan laut (BPL).

Sebelumnya, (15/11/2016) juga terjadi gempabumi tektonik yang mengguncang wilayah pesisir selatan Jawa Tengah dan Jogajakarta. Hasil analisis dari BMKG menunjukkan jika gempa bumi terjadi tepat pada pukul 19.41.13 WIB dengan kekuatannya M=4,7 Skala Richter.

Episenter yang terletak pada koordinat 8,24 LS dan juga 109,28 BT, tepat di tepi utara cekungan busur muka Samudra Hindia pada jarak yang tidak terlalu jauh yaitu 64 km arah tenggara Kota Cilacap di kedalaman 55 km.

Peta tingkat guncangan  BMKG menunjukkan jika dampak dari gempa bumi berupa guncangan dirasakan di Daerah Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wates, Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, serta Madiun. Menurut laporan, di daerah tersebut guncangan gempabumi dirasakan dan mengejutkan banyak orang.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini adalah jenis gempa bumi dangkal akibat dari aktivitas subduksi Lempeng. Di dalam hal ini Lempeng Indo-Australia telah menyusup ke bawah Lempeng Eurasia dengan perkitaan laju sekitar 70 mm/tahun dan mengalami deformasi pada zona transisi Megathrust-Benioff di kedalaman 55 km hingga memicu terjadinya gempa bumi.

Leave a Comment