tabel daftar taksonomi

Daftar Kata Kerja Operasional Taksonomi Bloom Revisi

Kata Kerja Operasional Taksonomi Bloom – Pengertian Taksonomi menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah klasifikasi dari bidang ilmu, kaidah serta prinsip yang di dalamnya meliputi pengklasifikasian suatu objek.

kata kerja operasional
depokonline.com

Taksonomi di dalam pendidikan bertujuan untuk mempermudah kategorisasi pendidikan yang akan digunakan untuk merumuskan suatu tujuan kurikulum serta tujuan pembelajaran. Pada kali ini kita akan membahas mengenai Taksonomi Bloom.

Taksonomi tersebut merujuk pada taksonomi yang khusus dibuat untuk tujuan pendidikan. Taksonomi jenis ini pertama kali diperkenalkan oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956.

penemu kata kerja taksonomi
infogakjelas07.blogspot.co.id

Menurut Benjamin S. Bloom, tujuan dari pendidikan dibagi menjadi beberapa domain dan pada setiap ranah atau domain tersebut akan dibagi kembali ke dalam beberapa bagian yang lebih rinci lagi berdasarkan dengan hirarkinya. Tujuan dari pendidikan dibagi ke dalam 3 domain, yaitu:

  1. Kognitif, di dalamnya berisi mengenai perilaku-perilaku yang menekankan kepada aspek intelektual, seperti halnya dengan pengetahuan, pengertian, serta keterampilan berpikir.
  2. Afektif, di dalamnya berisi mengani perilaku-perilaku yang menekankan kepada aspek perasaan dan juga emosi, seperti minat, apresiasi, sikap, dan cara penyesuaian diri.
  3. Psikomotor, di dalamnya berisi mengenai perilaku-perilaku yang menekankan kepada aspek keterampilan motorik seperti halnya dengan tulisan tangan, mengetik, berenang, dan juga mengoperasikan mesin.

Bapak pendidikan kita, yaitu Ki Hajar Dewantoro juga menggambarkan hal yang sama dengan ungkapan cipta, rasa, dan karsa. ada juga yang menyebutnya dengan sebutan: penalaran, penghayatan, dan pengamalan.

taksonomi berfungsi untuk evaluasi
women.go.kr

Taksonomi merupakan kriteria yang dapat digunakan oleh Guru untuk melakukan evaluasi mutu dan efektivitas pembelajarannya. DI dalam setiap aspek taksonomi terdapat kandungan kata kerja operasional yang menjelaskan bentuk perilaku yang hendak dicapai melalui suatu proses pembelajaran.

Kata kerja operasional sangat diperlukan oleh Guru saat melakukan penyusunan silabus dan RPP. Berikut ini merupakan contoh kata kerja operasional dari masing-masing domain atau ranah.

“Tabel kata operasional ini merupkan hasil yang dilakukan dari In House Training Revisi Kurikulum.”

Kata Kerja Operasional (Baru), Taksonomi Bloom pada ranah Kognitif (Pengetahuan)

Table taksonomi ranah kognitif
enggar.net
Table taksonomi ranah kognitif bagian 2
enggar.net

Pada ranah kognitif ini terdapat enam aspek atau jenjang proses dalam berfikir, mulai dari jenjang yang terendah hingga dengan jenjang yang tertinggi. Keenam jenjang atau aspek yang dimaksud sebagai berikut:

1. Pengetahuan/hafalan/ingatan (knowledge)

Merupakan kemampuan seseorang dalam mengingat-ingat kembali (recall) atau pun mengenali kembali mengenai nama, istilah, ide, rumus-rumus, dan yang lainnya tanpa adanya rasa berharap kepada kemampuan untuk menggunkannya.

2. Pemahaman (comprehension)

Merupakan kemampuan seseorang untuk digunakan dalam memahami sesuatu setelah sesuatu itu diketahui dan juga diingat.

3. Penerapan (application)

Merupakan kesanggupan seseorang di dalam menerapkan atau menggunakan ide-ide umum, tata cara, metode, prinsip, rumus, teori dan yang lain sebagainya, dalam situasi yang baru serta kongkret.

4. Analisis (analysis)

Merupakan kemampuan seseorang untuk dalam merinci atau menguraikan suatu keadaan dengan membagi bagian-bagian yang lebih kecil, kemudian mampu memahami hubungan antar bagian-bagian ataupun faktor-faktor yang satu dengan lainnya.

5. Sintesis (syntesis)

Merupakan kemampuan berfikir yang menjadi kebalikan dari proses berfikir analisis. Sisntesis ini adalah suatu proses yang memadukan anatar bagian-bagian atau unsur-unsur dengan logis, sehingga akan menjadi suatu pola yang yang berstruktur.

6. Penilaian/penghargaan/evaluasi (evaluation)

Merupakan suatu jenjang berpikir yang tertinggi dalam ranah kognitif dalam taksonomi Bloom. Maksu dari Penilian/evaluasi disini merupakan kemampuan seseorang yang digunakan untuk membuat suatu pertimbangan terhadap suatu kondisi, nilai atau ide.

Kata Kerja Operasional, Taksonomi Bloom pada ranah Psikomotorik (Keterampilan)

Table taksonomi ranah psikomotorik
enggar.net

Menurut Davc (1970) klasifikasi domain psikomotor terbagi menjadi lima kategori, diantaranya sebagai berikut:

a. Peniruan

Terjadi saat siswa sedang mengamati suatu gerakan. Mulai memberi respons yang serupa dengan yang diamati. Mengurangi suatukoordinasi serta kontrol otot-otot saraf. Peniruan ini pada biasanya dalam bentuk global dan tidak sempurna.

b. Manipulasi

Menekankan perkembangan terhadap kemampuan yang mengikuti pengarahan, penampilan, serta gerakan-gerakan pilihan yang bisa menetapkan suatu penampilan melalui latihan.

c. Ketetapan

Pada kategori ini memerlukan kecermatan, proporsi serta kepastian yang lebih tinggi di dalam penampilan. Respon-respon akan lebih terkoreksi dan kesalahan-kesalahan akan dibatasi hingga kepada tingkat minimum.

d. Artikulasi

Menekankan pada koordinasi dari suatu rangkaian gerakan dengan cara membuat urutan yang tepat dalam mencapai yang diharapkan.

e. Pengalamiahan

Menurut tingkah laku yang telah ditampilkan mengeluarkan energi fisik dan juga psikis. Gerakannya dilakukan dengan rutin. Pengalamiahan adalah tingkat kemampuan paling dalam domain psikomotorik

Kata Kerja Operasional, Taksonomi Bloom pada ranah Afektif (Sikap)

Table taksonomi ranah efektif
enggar.net

Menurut Krathwol (1964) klasifikasi dari tujuan domain afektif terbagi menjadi lima kategori, diantaranya adalah sebgai berikut :

a. Penerimaan (recerving)

Hal ini mengacu kepada kemampuan dalam memperhatikan dan memberikan respon terhadap suatu sitimulasi yang tepat.

b. Pemberian respon (responding)

Merupakan satu tingkat di atas penerimaan. Di dalam hal ini siswa menjadi lebih terlibat secara afektif, menjadi peserta dan juga tertarik.

c. Penilaian atau penentuan sikap (valung)

Valung Mengacu kepada nilai dan pentingnya kita menterikatkan diri dengan objek ataupun suatu kejadian tertentu dengan adanya reaksi-reaksi seperti menerima, menolak bahkan tidak menghiraukan.

d. Organisasi (organization)

Di katergori ini mengacu terhadap penyatuan nilai, sikap-sikap yang berbeda yang telah membuat nya menjadi lebih konsisten lagi, selain itu juga dapat menimbulkan konflik-konflik internal serta membentuk suatu sistem nilai internal.

e. Karakterisasi (characterization by a value or value complex)

Mengacu kepada karakter serta daya hidup sesorang. Nilai-nilai ini sangat berkembang tingkah laku menjadi lebih konsisten dan kita lebih mudah diperkirakan. Tujuan dalam kategori karakterasasi ini ada keterikatannya dengan keteraturan pribadi, sosial serta emosi jiwa

Demikian tadi pembahasan kita mengenai Kata Kerja Operasional Taksonomi Bloom, semoga dapat bermanfaat. Jika ada yang kurang jelas silahkan tanyakan pada kolom komentar di bawah ini.

1 thought on “Daftar Kata Kerja Operasional Taksonomi Bloom Revisi

Leave a Comment