Berikut Penjelasan Kesenian Kuda Lumping Secara Lengkap

kuda lumping permainan tradisional

Kesenian Kuda Lumping – Pernah dengar tentang kesenian kuda lumping? Kesenian khas Jawa Tengah ini memang cukup populer di Indonesia. Saking terkenalnya, kuda lumping tidak hanya populer di Pulau Jawa. Kesenian ini juga seringkali dipentaskan di Sumatera Utama, hingga ke luar daerah Indonesia, seperti Malaysia.

kesenian kuda lumping dari jawa tengah
flickr.com

Nah, ini nih tugas anak muda masa kini, menjaga kebudayaan khas Indonesia serta memeliharanya agar tetap populer dan dikenal oleh generasi anak-cucu kita nantinya. Tarian kuda lumping ini dulunya sering dipentaskan untuk menyambut tamu terhormat, atau ketika sedang berlangsung festival budaya.

Jelas saja, karena kesenian yang satu ini kelihatannya masih dikenal dengan baik dan tidak tergilas oleh waktu. Beberapa orang juga memodifikasi kesenian kuda lumping dengan berbagai kreasi. Namun begitu, unsur inti dari kuda lumping tetaplah sama, untuk melestarikan kesenian khas Jawa Tengah.

Keunikan Kesenian Kuda Lumping

keunikan kuda lumping
flickr.com

Apa sih kekhasan kesenian kuda lumping? Oh ya, jangan salah. Kuda lumping itu bukan kuda betulan kok. Kuda lumping merupakan salah satu kesenian milik Indonesia, yang terbuat anyaman bambu yang dibentuk mirip kuda, lalu dihias dengan rambut palsu dari tali plastik.

Tidak hanya itu, rambut palsu tersebut juga dikepang sehingga beberapa mengenal kesenian ini dengan nama lain ‘jaran kepang’ yang artinya kuda dikepang. Kuda lumping selalu identik dengan tarian-tariannya, bersama dengan sekelompok pemain yang seolah-olah berperan sebagai sekelompok prajurit penunggang kuda.

Unsur Magis Kesenian Kuda Lumping

unsur magis kuda lumping
karyadiskw.blogspot.com

Namun, selain tarian itu sendiri, kesenian yang satu ini terkenal dengan unsur magis karena biasanya para pemain mengalami kesurupan ketika sedang mementaskan tarian kuda lumping. Wah, seram juga ya? Yang lebih menakutkan, ada beberapa atraksi berbahaya dalam kesenian ini.

Seperti memakan beling, berjalan di atas pecahan kaca, hingga menyayat diri sendiri. Kuda lumping memang tradisional, menyenangkan, sekaligus bersifat magis!

Kostum Kesenian Kuda Lumping

kostum kesenian kuda lumping
negerikuindonesia.com

Lalu bagaimana dengan para pemainnya? Para pemain tarian kuda lumping biasanya mengenakan pakaian khas prajurit. Beberapa pakaian memiliki lengan panjang, dan yang lain berlengan pendek. Selain itu, ada juga yang mengenakan rompi, atau tidak berpakaian!

Selain pakaian, mereka pada umumnya menggunakan celana pendek di bawah lutut dengan hiasan warna-warni, bersama kain bermotif batik. Intinya, kostum yang mereka gunakan terkesan semarak dan meriah!

Selain memperhatikan kostum untuk kekhasan kesenian ini, para pemain juga menggunakan properti ketika memainkan tarian kuda lumping. Pemain-pemain wanita biasanya memakai selendang untuk menunjukkan keanggunan tariannya.

pecut kuda lumping
m.kaskus.co.id

Sedangkan para pemain lelaki tampil bersama pedang, yang menandakan seakan-akan mereka berada di medan perang. Selain pedang, properti lain yang juga digunakan adalah pecut. Alat penunjang yang satu ini berfungsi untuk menghasilkan suara yang khas, dengan memecutkannya seirama dengan musik yang diputar.

Setelah mengenai kesenian yang satu ini, kita jadi tahu soal kebudayaan ya. Oh ya, banyak sumber mengungkap mengenai asal muda kesenian kuda lumping.

Sejarah Kesenian Kuda Lumping

sejarah kesenian kuda lumping
deeadewie.wordpress.com

Beberapa sejarah mencatat bahwa kesenian kuda lumping merupakan penghargaan warga terhadap pasukan berkuda Pangeran Diponegoro ketika sedang berperang melawan penjajah Belanda.

Beberapa sumber lain menyebutkan, tarian kuda lumping lebih cenderung menceritakan tentang kehebatan Raden Patah bersama Sunan Kalijaga ketika zaman penjajahan Belanda.

Yang lain percaya bahwa kesenian yang satu ini merupakan penggambaran dari perjuangan pasukan Mataram bersama Sultan Hamengku Buwono I ketika menghadapi pasukan Belanda. Sekian banyak sumber berebut mengisahkan mengenai asal-muasal tarian yang satu ini.

Namun satu yang pasti, kesenian kuda lumping sungguh menggambarkan semangat pasukan berkuda dalam menghadapi peperangan.

Kuda Lumping, Permainan Tradisional Anak-anak

kuda lumping permainan tradisional
satujam.com

Kuda Lumping, selain menjadi kesenian, tetapi juga menjadi permainan tradisional bagi anak-anak. Karena sering sekali anak-anak jaman dulu yang bermain dengan memperagakan tarian-tarian di dalam kesenian kuda lumping. Sangat seru sekali apa lagi di iringi dengan tabuhan yang terbuat dari kaleng.

Biasanya permainan ini dimainkan oleh 5 anak sebagai penari kuda lumping dan 2 anak sebagai penabuh, di dalam penari kuda lumping ada yang menjadi pentol, ada yang menjadi celeng, dan menjadi penari biasa. Sangat asyik di mainkan setelah pulang sekolah.

Akan tetapi pada saat ini sudah sangat jarang anak-anak yang bermain kuda lumping, anak lebih suka bermain gadeget dan game online. Padahal edukasi yang ditanamkan di dalam permainan tradisional sangat bagus untuk perkembangan otak anak.

Sangat di sayangkan jika sekrang mereka lebih memilih gadget, yang mana gadget lebih banyak membawa hal negatif jika yang membawa anak-anak.

Untuk itu kita sebagai orang tua dan juga sebagai rakyat Indonesia seharus ikut serta dalam melestarikan permainan tradisional dan juga kesenian Indonesia agar anak dan cucu kita nanti dapat menikmati serta mendapatkan edukasi dari permainan tersebut.

Demikian pembahasan kita mengenai kuda lumping dan juga permainan tradisional, baca juga tulisan saya mengenai permainan tradisional yang terancam punah. Semoga apa-apa yang telah kita bahas tadi bermanfaat, terima kasih.

You may also like

1 Comment

  1. Seni Kuda Lumping, memang harus di pertahankan, untuk bisa di rasakan oleh generasi selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *