meski marah suami di larang bentak istri

Para Suami Baca! Meski Dalam Keadaan Marah, Suami Dilarang Membentak Istri

Suami Dilarang Membentak Istri – Tidak jarang ada suami yang sering sekali membentak istri. Dengan berbagai macam sebab, bahkan hanya sebab atau masalah remeh, istri menjadi sasaran amarah suami yaitu dengan cara membentak, menghardik, maupun dalam bentuk perkataan yang kasar yang seharusnya tidak untuk diucapkan.

kelembutan dari wanita
medan.tribunnews.com

Karena tentu istri tidak suka dibentak, karena pada dasarnya wanita itu menyukai kelembutan dan kasih sayang sehalus sutera, bukanlah dengan bentakan dan cacian. Itu sungguh melukai hati dan perasaan wanita.

Wahai Suami, Pikirkanlah Perasaan Istrimu

perasaan hangat wanita
nairaland.com

Bagaimana perasaan wanita jika memiliki suami yang sering membentaknya? Bukanlah hal yang tidak mungkin nantinya istri akan memperoleh kalimat-kalimat yang kasar, keras, bahkan dengan suara tinggi yang akan melukai hati.

tidak hanya di hati saja, tetapi bisa saja ke semua kelenjar nadi yang kemudian mengalir dari darah menyebar ke sekujur badannya. Jika hal ini dibiarkan saja dan berlangsung secara terus menurus maka sakit hati dari istri akan berubah menjadi ilfil, kebencian, dendam, dan yang menyedihkan dari itu adalah hilangnya rasa cinta istri kepada suaminya.

Hal tersebut sangat bertentangan sekali dengan keteladanan yang Rasulullah Saw yang beliau sampaikan: " Sebaik-baik kalian, (adalah) yang paling baik untuk istrinya dan aku adalah orang yang paling baik diantara kalian pada istriku." (HR. Tirmidzi)

suami harus memuliakan istri
dakwatuna.com

Islam merupakan agama yang begitu memuliakan istri. Apabila suami sering membentak istri, mungkin itu adalah salah satu bukti jika suami jauh dari tingkah laku untuk memuliakan istri, yang ada justru tidak mengharga diri dan perasaan istri.

Islam sangat tidak suka dengan kelompok suami yang seperti itu. Berarti suami tersebut tidak mengerti dan tidak juga memahaminya, tetapi mereka malah memungkirinya, dan lebih memilih untuk berkiblat pada nafsu amarahnya sendiri.

Begitu Besar Jasa-jasa Istri Kita

jasa istri tak ternilai
pinterest.com

Istri merupakan wanita yang jasa-jasanya tidak bisa di nilai dengan materi. Mulai dari mengandung anak, melahirkan, kemudian menyusui, dan menjaga dengan penuh ketelatenan dan kasih sayang sampai anak-anaknya tumbuh besar dan menjadi dewasa.

Hal tersebut tidaklah dapat disebutkan hanya se-ujung kuku dan bisa dibayar dengan tumpukan intan permata, bahkan jika dibayar dengan segunung emas. Terlebih saat istri melahirkan sampai berulang-kali yang setiap melahirkan harus bertaruh nyawa.

Selain itu, pekerjaan istri tidaklah cukup untuk mengurusi sang anak, meskipun begitu, semuanya keperluan sang suami hingga semua masalah yang ia lakukan, bahkan dengan dua tangannya ia bisa kerjakan untuk tempat tinggalnya, menjaga anak, kemudian meladeni suami. Hal tersebut ia lakukan secara bersamaan.

Bahkan yang lebih hebat lagi, meskipun istri sedang jengkel dengan suami, ia tetap meladeni suami dengan mengerjakan tugas sehari-hari yang biasa istri lakukan, seperti memasak untuk suami, membuatkan kopi di pagi hari, dan menyiapkan keperluan yang lainnya. Sunggu mulia sekali istri itu.

Wahai Suami, Merenunglah!

sayangilah istrimu dan peluklah
dakwatuna.com

Apakah usaha keras istri bisa dibayar dengan uang, bentakan, cacian, kata-kata yang menyakitkan? belum lagi jika sang istri memiliki usaha sambilan atau kerja kantoran, tentu waktun yang tersita sangat banyak tanpa ada yang mempedulikan keadaan dianya.

Oleh sebab itulah, sebagai suami yang bijak, maka peluklah istrimu, sayangilah dia, dan berkatalah yang lembut-lembut kepadanya, pastikan kalimat yang kau ucapkan itu menyejukkan hatinya.

Jangan sekali-kali engkau membentaknya, terlebih lagi berulang-kali bahkan setiap saat. Membentak istri, akan mengalirkan kepedihan di matanya, luka yang menganga di hatinya, dan remuk redam di semua badannya.

Wahai suami, berbuat baiklah pada mereka (istri) seperti halnya yang telah dicontohkannya Rasulullah Saw.

Leave a Comment