jembatan cisomang bergeser

Tiang Jembatan Cisomang Bergeser, Terjadi Pengalihan Arus Lalu Lintas

Jembatan Cisomang Retak, Jembatang Cisomang Bergeser, Pengalihan Jembatan Cisomang – Bergesernya pilar ke dua dari jembatan Cisomang Tol Purbaleunyi , Jawa Barat telah menyebabkan jalur tersebut hanya dapat dilalui oleh kendaraan kecil atau kendaran dengan kategori Golongan I.

jembatan cisomang bergeser
wedontsad.blogspot.com

Sementara itu untuk kendarann dengan kategori Golongn II hingga V aruh lalu lintasnya dialihkan.

Berikut ini merupakan pengalihan arus lalu-lintas, yang bertujuan untuk membatasi beban dari jembataan Cisomang :

  • Untuk kendaraan dari arah Jakarta yang hendak menuju Bandung keluar dari Gerbang Tol Sadang (KM 75+200) ataupun dari Gerbang Tol Jatiluhur (KM 84+600) dab bisa masuk kembali ke jalan tol dengan melalui Gerbang Tol Padalarang (KM 121+400).
  • Untuk kendaraan dari arah Bandung yang hendak menuju Jakarta keluar dari Gerbang Tol Padalarang (KM 121+400) ataupun dari Gerbang Tol Cikamuning (KM 116+700) dan dapat masuk kembali ke jalan tol dengan melalui Gerbang Tol Sadang (KM 75+200) ataupun dengan Gerbang Tol Jatiluhur (KM 84+600).

Pembatasan lalu lintas yang ada di Jembatan Cisomang diberlakukan secara efektif yang di mulai pada hari Jumat, Tanggal 23 Desember 2016 pukul 00.00 WIB hingga tiga bulan serta akan dievaluasi lagi secara periodik.

jembatan cisomang jawa barat
pikiran-rakyat.com

Untuk Saat ini tengah dilakukan analisis desain serta penanganan dari jembatan Cisomang oleh PT. Jasa Marga. ‎

‎Direktur Jenderal Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat, yakni Arie Setiadi Moerwanto meminta kepada Badan Pengatur Jalan Tol serta PT.

Jasa Marga untuk segera dalam melakukan monitoring dari pergerakan pilar-pilar Jembatan Cisomang, dan segera untuk melaksanakan perkuatan terhadap struktur jembatan Cisomang.

Hal tersebuat dilakukan untuk tujuan mencegah dari pergeseran lebih lanjut serta menjamin kapasitas dari struktur jembatan cisomang berada pada kondisi yang aman untuk pengguna lalu lintas yang ingin melewatinya.

“Kami juga meminta kepada BPJT serta PT. Jasa Marga dalam menyiagakan petugas di jembatan cisomang agar apabila kondisi jembatan cisomang tidak aman, maka petugas tersebut dapat segera menghentikan lalu lintas melalui jembatan cisomang,”ujarnya dalam konferensi pers yang dilakukan di Jakarta, Jumat, 23 Desember 2016.

Penerapan dari rekayasa teknologi dinilai dapat mengatasi suatu permasalahan dari Jembatan Cisomang yang retak, untuk sementara. Untuk solusi lebih jauh, jalur Jembatan Cisomang dapat dipindahkan menuju wilayah yang bukan di tanah yang bergerak.

Hal tersebut diungkapkan oleh pakar Geologi dari ITB serta IAGI Prof Lambok Hutasoit. Ia mengatakan jika retaknya ataupun terjadinya dari pergeseran horizontal yang berada di jalan tol Km 100+700 tersebut adalah dampak dari terjadinya pergerakan tanah serta tempat bertumpunya pilar-pilar jalan tol tersebut.

Hal tersebut merupakan hasil yang telah dilakukan dari pemetaan geologi yang berada pada kawasan sepanjang jalan tol Purbalenyi tersebut.

“Nanti saya akan menuju lapangan. Tetapi secara geologi, di bawahnya memang kita harus hati-hati. Di sana (KM 100+700) karakternya sama dengan KM 93 yang dulu longsor.

Sampai sekarang ini masih ada dinding penahan di sana supaya tidak bergerak tetapi masih bergerak juga,”kata Lambok yang dihubungi pada Jumat 23 Desember 2016.

Dia menjelaskan, Karakter tanah di bawah bentangan jalan tol KM 100+700 Purbaleunyi berada dalam kawasan Formasi Jatiluhur yang memiliki karakter tanah yang labil sehingga bisa bergerak.

Meski demikian, kata dia, perlu untuk diteliti lebih lanjut untuk selanjutnya dalam mengeluarkan rekomendasi. Untuk sementara ini, dia yakin dengan adanya rekayasa teknologi permasalah tersebut dapat diatasi.

Sebelumnya kita ketahui, tiang dari Jembatan Cisomang di km 99 Tol Cipularang retak serta dan sudah bergeser sepanjang 57 centimeter. Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat memastikan jika secara teknis jembatan sudah tak aman untuk dilalui.

Langkah awal antisipasi segera diambil, antara lain yakni melarang kendaraan dari golongan II sampai V dilarang untuk melintas, sementara itu golongan I dibolehkan

Tag: Jembatan Cisomang Retak, Jembatang Cisomang Bergeser, Pengalihan Jembatan Cisomang

Leave a Comment